"Ini adalah program yang positif dan sangat dibutuhkan, dimana saat ini siswa-siswi tidak sedikit merasa berat untuk melanjutkan kuliah. Banyak dari mereka tidak mampu untuk berkuliah karena faktor ekonomi. Bagi GPIB ini adalah salah satu program kami untuk mencerdaskan anak bangsa dan dapat bertarung di kancah dunia demi membawa kemajuan bangsa," Jelas Ario Sekjen GPIB saat hadir untuk memberikan pemaparan mengenai bahaya narkoba dan judi online di SMAN 53 Jakarta Timur.
Melalui dukungan siswa dan siswi disekolah, Kepala Sekolah dan ketua-ketua komite sekolah di jakarta besar harapan bekal program pendidikan bahasa Jepang ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal untuk membawa generasi penerus Indonesia dapat hadir dan berprestasi Go Internasional.
Indonesia dan Jepang terus memperkuat dan mempererat kerja sama di bidang Pendidikan, Budaya dan Pariwisata. Jepang sendiri telah memberikan kontribusi signifikan terhadap proyek-proyek transportasi termasuk pengembangan sistem perkeretaapian, pengembangan sumber daya manusia dan program pelatihan, serta pertukaran pengetahuan di bidang teknologi.
Program ini akan diwadahi media-media yang bergabung di AMKI, khususnya media Sakuraina di dalam organisasi AMKI yang menjadi pioner media persahabatan Indonesia-Jepang melalui media online dan yang bisa berinteraksi langsung dengan menggunakan 3 bahasa yaitu bahasa Jepang, Inggris dan Indonesia. Agar segala infomasi dan pengetahuan dapat diakses masyarakat Indonesia dan Jepang bersama-sama.
Selain itu AMKI bersama GPIB juga akan memberikan pembekalan pelatihan jurnalistik untuk pembekelan siswa-siswi di sekolah-sekolah yang mengikuti program tersebut dan melakukan event-event bersama untuk mempererat hubungan dan memperkenalkan budaya dan wisata Indonesia-Jepang.(
RED)
Komentar