Proses pemulangan jenazah Musliadi menghabiskan anggaran sebesar Rp 17.200.000. Adapun sumber biaya berasal dari pihak keluarga Rp 15.000.000 serta bantuan Haji Uma Rp 4.000.000, termasuk biaya cargo dan operasional perjalanan.
Selain itu, Haji Uma juga memfasilitasi ambulance dari BP2MI untuk pemulangan jenazah dari Bandara Kuala Namu ke Kabupaten Aceh Selatan.
Jenazah almarhum yang turut didampingi istrinya tiba di Bandara International Kuala Namu, Sumatera Utara, Sabtu (31/8/2024) sekitar pukul 11.06 dengan menggunakan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH 860 dan dijemput oleh Fajri (Staf penghubung Haji Uma).
Setelah selesai proses administrasi, jenazah langsung diberangkatkan menuju rumah duka di Kabupaten Aceh Selatan dengan mobil ambulance Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang difasilitasi Haji Uma.
Saat ambulance memasuki Aceh Selatan, jenazah Musliadi dijemput langsung oleh Tgk Marzuki sebagai Staf Penghubung Haji Uma di Kabupaten Aceh Selatan yang selanjutnya mengantar jenazah kerumah duka.
Sementara itu, Haji Uma meminta maaf kepada keluarga yang sedang berduka karena tidak bisa datang secara langsung untuk mengantar jenazah Almarhum dikarenakan beliau saat ini sedang melaksanakan tugas di Jakarta.
Komentar