Seputarpublik.com || JAKARTA — Memasuki hari ketujuh pascagempa yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Halim Perdanakusuma terus bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mendukung penanganan bencana dan mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.
Upaya tersebut dilakukan melalui penerimaan, penyiapan, hingga pendistribusian berbagai bantuan yang berasal dari pemerintah, instansi, maupun masyarakat.
Lanud Halim Perdanakusuma menjadi salah satu titik pendukung dalam rangkaian proses pengiriman bantuan melalui jalur udara menuju wilayah yang terdampak bencana.
Pesawat Angkut Dikerahkan Percepat Distribusi

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, TNI AU terus mengerahkan pesawat angkut guna membawa berbagai kebutuhan masyarakat dari Jakarta menuju wilayah NTT.
Pemanfaatan jalur udara menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan, terutama dengan mempertimbangkan kondisi geografis serta kebutuhan masyarakat terdampak yang perlu segera dipenuhi.
Memasuki hari ketujuh pascagempa, bantuan kemanusiaan kembali diterbangkan menuju dua wilayah tujuan, yakni Bandara Komodo, Labuan Bajo, dan Bandara Frans Seda, Maumere.
Dari kedua bandara tersebut, bantuan selanjutnya akan didistribusikan menuju wilayah terdampak sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
TNI AU dan BNPB Perkuat Sinergi Penanganan Bencana
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., menegaskan bahwa kolaborasi antara Lanud Halim Perdanakusuma dan BNPB merupakan bentuk nyata sinergi antarlembaga dalam mendukung masyarakat yang terdampak bencana.
“Kolaborasi antara Lanud Halim Perdanakusuma dan BNPB ini merupakan wujud nyata sinergi antarlembaga dalam memastikan bantuan pemerintah dan masyarakat dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tegas Danlanud.
Menurutnya, dukungan melalui operasi angkutan udara akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur.
Distribusi bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus memperkuat upaya penanganan bencana yang dilakukan secara terpadu oleh pemerintah bersama seluruh unsur terkait.(Red.)*