Asen juga mengapresiasi kehadiran unsur RT, RW, masyarakat, dan Bhabinkamtibmas yang turut memantau kegiatan hingga selesai.
“Bagi kami, dukungan dari lingkungan sangat berarti. Kami berterima kasih karena semua pihak bisa bersama-sama menjaga kegiatan ini tetap tertib dan berjalan sesuai harapan,” ujarnya.
Seni Budaya dan Silaturahmi

Selain sembahyang bersama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan perjamuan sederhana serta atraksi seni budaya, termasuk Tattung, Tandu Golok, dan To Khiau.
Atraksi tersebut menjadi bagian dari suasana perayaan sekaligus memperlihatkan keberagaman seni dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat.
Bagi penyelenggara, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, menjaga komunikasi dengan lingkungan, serta membangun kebersamaan dengan seluruh unsur masyarakat.
Dengan dukungan pemangku wilayah, masyarakat, dan aparat setempat, seluruh rangkaian kegiatan HUT Datuk Thai Shan Shin yang digelar Perkumpulan Lin San Fab Than di Angke, Tambora, Jakarta Barat, dapat berlangsung hingga selesai dalam suasana tertib, damai, dan kondusif.(Red)*
Komentar