Pengembangan ekosistem baterai perlu mempertimbangkan pengelolaan baterai setelah masa penggunaan pertamanya berakhir. Dalam materi yang disampaikan, limbah baterai kendaraan listrik diperkirakan dapat mencapai 57 ribu ton pada 2030 dan 322 ribu ton pada 2035.
Kondisi tersebut membuka peluang untuk melihat baterai bekas bukan hanya sebagai limbah, tetapi juga sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai melalui alih fungsi atau repurposing dan daur ulang atau recycling.
Energi Terbarukan Dorong Sistem Lebih Fleksibel
Perubahan kebutuhan tersebut juga berkaitan dengan pengembangan sistem energi terbarukan.
Energy Solution Director of Huawei, Simon Wan, mengatakan pertumbuhan energi terbarukan turut mengubah cara sistem energi dikelola.
Menurutnya, energi terbarukan perlu dapat digunakan secara lokal, dikelola secara cerdas, dan diintegrasikan dengan jaringan listrik agar dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
“Sistem tenaga menjadi semakin lokal, fleksibel, dan kompleks. Kita membutuhkan sistem energi yang lebih cerdas dan lebih dekat dengan pengguna, sekaligus mampu mengelola berbagai sumber daya tersebut secara bersama-sama,” ujarnya.
Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa perkembangan teknologi dan energi semakin membutuhkan infrastruktur yang mampu berkembang, beradaptasi, dan bekerja secara terintegrasi.
Mulai dari data center yang membutuhkan infrastruktur scalable dan modular, sistem kelistrikan yang harus menjaga kontinuitas pasokan, hingga baterai yang perlu dikelola sepanjang siklus hidupnya, kesiapan infrastruktur menjadi bagian penting dalam memastikan transformasi industri dapat berlangsung secara efisien dan berkelanjutan.
Energy Week 2026 Berlangsung hingga 5 September
IEE Series – Energy Week 2026 masih berlangsung hingga Sabtu, 5 September 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Melalui Electric & Power Indonesia, Data Center Asia–Indonesia, dan The Battery Show Indonesia, Energy Week mempertemukan pelaku industri, penyedia teknologi, dan pemangku kepentingan untuk melihat bagaimana perkembangan teknologi dan energi membentuk kebutuhan baru terhadap infrastruktur Indonesia.
Informasi mengenai rangkaian acara, pameran, seminar, dan aktivitas pendukung Energy Week 2026 tersedia melalui situs resmi IEE Series.(Red)*
Komentar