Menurutnya, pendekatan personal dan peran tokoh masyarakat terbukti efektif dalam meredam potensi konflik di lingkungan.
Camat Palmerah, Febri, menambahkan bahwa kekuatan utama wilayah Kota Bambu terletak pada soliditas hubungan kekerabatan warga serta peran aktif tokoh masyarakat. Ke depan, pihaknya bersama unsur tiga pilar akan meningkatkan patroli rutin dan pengawasan di wilayah rawan.
> “Sinergi antara aparat, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci menjaga wilayah Palmerah tetap aman dan kondusif. Menjelang Ramadan, kami telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi bersama tiga pilar,” jelasnya.
Silaturahmi ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah wilayah, dan tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Palmerah, Jakarta Barat. [Hel]
Komentar