Seputar Publik / Berita

Karyawan PTPN IV PalmCo Salurkan 11,2 Juta Liter Air Bersih dan 1 Juta Masker untuk Korban Karhutla Kalimantan

Bantuan merupakan hasil swadaya karyawan PTPN IV PalmCo untuk membantu masyarakat terdampak kabut asap dan krisis air bersih akibat karhutla serta kemarau panjang.
Karyawan PTPN IV PalmCo menyalurkan bantuan air bersih dan masker bagi masyarakat terdampak karhutla di Kalimantan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Karyawan PTPN IV PalmCo menyalurkan bantuan air bersih dan masker bagi masyarakat terdampak karhutla di Kalimantan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.

> “Dana yang terkumpul merupakan hasil swadaya murni dari rekan-rekan karyawan, di mana sebagian proses pengumpulannya juga kami lakukan melalui kolaborasi dengan lembaga crowdfunding,” jelas Rizalmi.

Ke depan, karyawan PTPN IV PalmCo berencana kembali menyalurkan bantuan serupa maupun bentuk bantuan lainnya secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

Siagakan Ratusan Peralatan Mitigasi Karhutla

Selain penyaluran bantuan kepada masyarakat, PTPN IV PalmCo juga terus memperkuat langkah preventif dan mitigasi karhutla di wilayah operasionalnya.

Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiagakan personel serta berbagai peralatan standar penanggulangan karhutla.

> “Kami menyadari bahwa upaya penanggulangan harus berjalan beriringan dengan pencegahan di lapangan. Oleh karena itu, di tingkat operasional, kami memastikan seluruh tim tanggap darurat dan sarana prasarana pendukung dalam kondisi siaga satu untuk memitigasi potensi meluasnya titik api,” tegas Sudarma.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi karhutla, khususnya di wilayah Riau dan Kalimantan, perusahaan saat ini telah menyiagakan 594 unit kelengkapan individu, 48 unit kelengkapan regu, serta 155 unit peralatan tangan.

Selain itu, PTPN IV PalmCo juga menyiagakan 80 unit pompa air beserta kelengkapannya, 80 unit sarana komunikasi dan transportasi, serta 41 unit prasarana deteksi dini cuaca.

Sarana deteksi dini tersebut memiliki fungsi penting dalam mendukung pemantauan pergerakan titik panas atau hotspot secara real-time, sehingga potensi karhutla dapat diantisipasi dan ditangani secara lebih cepat.

Dengan penyaluran bantuan kemanusiaan sekaligus penguatan kesiapsiagaan di wilayah operasional, upaya menghadapi dampak karhutla dilakukan melalui dua sisi, yakni membantu masyarakat terdampak serta memperkuat langkah pencegahan dan mitigasi di lapangan.

*Penulis; Redaksi 

Tulis Komentar

Komentar