Dalam sambutan pembukaannya, Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada penyelenggara atas terlaksananya turnamen tersebut. Ia menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan. Tenis meja, kata dia, sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung, meningkatkan refleks, konsentrasi, serta melatih koordinasi mata dan tangan. “Mens sana in corpore sano (Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat),” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi internal Kejaksaan, tetapi juga dirancang untuk mempererat sinergi dengan berbagai pihak kementerian, lembaga, dan perusahaan melalui pertandingan persahabatan. Karena itu, dirinya berharap, melalui kegiatan ini semakin memperkuat tali silaturahmi antarinstansi.
Jaksa Agung berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi semangat sportivitas, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab. Dia menegaskan bahwa tujuan utama turnamen ini bukan semata-mata meraih kemenangan, melainkan juga untuk membentuk karakter dan kepribadian yang lebih baik.
Selain itu, dia juga berharap turnamen ini dapat menjadi wadah untuk mengasah kemampuan dan keterampilan bermain tenis meja, serta berkontribusi pada kemajuan Bidang Tindak Pidana Umum dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.
(*/RDN)
Komentar