Realisasi tersebut mencapai 226 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 dan meningkat 216 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Capaian tersebut menjadi bagian dari gambaran potensi kemitraan petani sebagai hubungan usaha yang memberikan nilai bagi kedua pihak. Petani memperoleh akses pasar, sementara perusahaan mendapatkan pasokan bahan baku yang semakin kuat.
Dorong Produktivitas dan Kelembagaan Petani
Dalam pengembangan kemitraan, PalmCo mendorong sejumlah skema yang diarahkan untuk memperkuat produktivitas sekaligus kelembagaan petani.
Skema tersebut antara lain pengelolaan kebun bersama atau single management, penyediaan bibit unggul bersertifikat, kemitraan pembelian hasil panen, serta penguatan kelembagaan koperasi tani.
Pendampingan juga mencakup penerapan praktik perkebunan berkelanjutan melalui dukungan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Komentar