Beranda
Seputar Publik / Berita

Kevin Wu Apresiasi Gema Waisak Pindapata Nasional 2026, Tegaskan Jakarta Simbol Toleransi dan Kebersamaan

Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu menilai Gema Waisak Pindapata Nasional di Kemayoran menjadi bukti nyata kuatnya toleransi antarumat beragama, sekaligus sarana menumbuhkan kepedulian sosial dan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.
Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mengapresiasi suksesnya Gema Waisak Pindapata Nasional 2026 yang dihadiri 10 ribu umat Buddha, sebagai simbol kuat toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial di Jakarta. Minggu (10/5/2026). Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mengapresiasi suksesnya Gema Waisak Pindapata Nasional 2026 yang dihadiri 10 ribu umat Buddha, sebagai simbol kuat toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial di Jakarta. Minggu (10/5/2026).

Seputarpublik.com | JAKARTA — Anggota DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Gema Waisak Pindapata Nasional 2026 di kawasan Mega Glodok Kemayoran (MGK), Kemayoran Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026).

Menurut Kevin Wu, perayaan Waisak tahun ini berlangsung sangat meriah dan penuh semangat kebersamaan, dengan dihadiri sekitar 10 ribu umat Buddha dari berbagai wilayah Jabodetabek. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang dihadiri sekitar 6 ribu umat.

“Kami mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran serta pihak yang telah mendukung acara ini, mulai dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, pengelola MGK, Dinas Pariwisata, tim kesehatan, donatur, sponsor, relawan, para jurnalis, hingga keluarga besar umat Buddha dan masyarakat,” ujar Kevin Wu.

Kevin, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dharmapala Nusantara sekaligus Dewan Kehormatan Panitia, menilai Gema Waisak Pindapata membawa pesan penting tentang perdamaian, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Ia menjelaskan, Pindapata merupakan tradisi suci para Bhikkhu yang memberikan kesempatan kepada umat untuk menumbuhkan kebajikan melalui praktik berdana.

“Para Bhikkhu menjadikan dirinya sebagai ladang kebajikan bagi umat. Dari sana, umat belajar untuk berbagi, membantu sesama, dan menumbuhkan kepedulian sosial,” katanya.

Dalam prosesi tersebut, umat memberikan berbagai bentuk dana dan bantuan, seperti makanan, obat-obatan, pakaian, hingga pawarana atau dana fleksibel yang akan digunakan sesuai kebutuhan para Bhikkhu maupun untuk mendukung kegiatan sosial.

Selain prosesi Pindapata, rangkaian Waisak Nasional 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti donor darah dan pengobatan gratis bagi masyarakat, sebagai bentuk nyata pengabdian dan kepedulian kepada sesama.

Kevin Wu juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, yang dinilainya konsisten hadir dan memberikan dukungan moral dalam setiap pelaksanaan Waisak Nasional.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Agama yang setiap tahun menyempatkan hadir dan memberikan pesan-pesan inspiratif kepada umat,” tuturnya.

Tak hanya itu, Kevin turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya melalui Biro Dikmental, serta seluruh unsur pemerintah yang telah berkontribusi dalam kelancaran acara tersebut.

Sebagai wakil rakyat di Ibu Kota, Kevin menilai pelaksanaan Gema Waisak Pindapata Nasional menjadi bukti nyata bahwa kebebasan beribadah dan toleransi antarumat beragama di Jakarta berjalan dengan baik.

“Jakarta menunjukkan bahwa keberagaman dapat hidup berdampingan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, dan NKRI. Ini menjadi pesan penting bagi kita semua untuk terus menjaga kerukunan umat beragama,” tegasnya.

Ia berharap Gema Waisak Pindapata Nasional dapat terus diselenggarakan setiap tahun sebagai sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan harmoni di tengah masyarakat Indonesia.(Red)*