Bupati juga mengusulkan secara langsung kepada Menteri Kesehatan RI untuk dapat membantu Pemda Nias Utara dalam menyelesaikan masalah dibidang kesehatan antar lain, mengusulkan untuk membangun 2 unit gedung Puskesmas yaitu Puskesmas Alasa dan Lahewa, Pembangunan gedung dan pengadaan Alkes Posyandu Prima (Pustu) berjumlah 74 unit, peningkatan pembangunan dan Alkes di RS Pratama Nias Utara, Penempatan Dokter Spesialis (Internist, Obsgyn, Patologi Klinik, Anesthesi, dan Radiologi sehingga kedepan RS Pratama bisa naik status menjadi RS Kelas D serta berharap kedepan ada Beasiswa kepada putra-putri Nias Utara untuk bisa disekolahkan ke jurusan kedokteran dan Dokter Gigi.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berjanji akan terus membantu Kabupaten Nias Utara di Bidang Kesehatan, untuk tahun ini Kementrian kesehatan RI menguncurkan dana sebesar 85 Milyar Rupiah untuk Kabupaten Nias Utara dengan rician untuk pembangunan fisik sebesar 70 Milyar Rupiah dan Nonfisik sebesar 15 Milyar Rupiah.
Dalam hal membantu Sumber Daya Manusia di bidang kesehatan, Kementrian kesehatan RI mempunyai program beasiswa 2000 orang pertahun untuk di sekolahkan di jurusan Kesehatan, dan khusus Nias Utara kedepan Menteri memberikan peluang kepada Pemda Nias Utara untuk menyiapkan Putra-Putri Daerah terbaik untuk di sekolahakan di Jurusan Kedokteran dan Dokter Gigi melalui beasiswa Kementrian Kesehatan.
Hadir pada kegiatan tersebut, Kadis Kesahatan Provinsi Sumut dr. Alwi Mujahit Hasibuan M.Kes, Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara, Kapolres Nias, Pimpinan dan Anggota DPRD Nias Utara, Rombongan Kementrian Kesehatan RI yakni Kepala Pusat Sistem dan Strategi Kesehatan Indri Yogyaswari, Asisten Menkes Kiki Putera Komajaya, Staf Tim Kerja Pelayanan Rujukan Luh Komang Mela Dewi, Staf Tim Stunting (Ditjen Kesmas) Yuni Zahraini, Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kabag Lingkup Setda, Camat se-Kab. Nias Utara, Direktur RS Pratama, Kepala UPT Puskesmas se-Kab. Nias Utara
Komentar