Seputar Publik / Berita

Labkesda DKI Bisa Menjadi Rujukan Daerah Lain untuk Uji Toksik Gagal Ginjal Akut

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono

Hingga saat ini, sudah ada 25 orang anak meninggal dunia berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI.

Dinas Kesehatan DKI menjelaskan gejala awal gagal ginjal akut misterius di antaranya demam, diare disertai muntah, batuk pilek.

Kemudian, gejala lanjutan di antaranya jumlah urine dan frekuensi buang air kecil berkurang, badan membengkak, penurunan kesadaran dan sesak nafas.

Jika ditemukan gejala demam, diare, muntah, frekuensi buang air kecil berkurang, sebaiknya dalam 12 jam harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan.

Semakin cepat terdeteksi, semakin baik perbaikan penyakit jika ditangani khusus.

Adapun langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah gangguan ginjal di antaranya cukupi kebutuhan cairan harian sesuai usia, konsumsi makanan lengkap dan gizi seimbang.

Kemudian, terapkan pola hidup sehat, hindari mengonsumsi obat keras terbatas tanpa resep dokter.

Pihaknya meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada terutama jika jumlah dan frekuensi buang air kecil anak berkurang.

Kemenkes menginstruksikan seluruh apotek yang beroperasi di Indonesia untuk sementara ini tidak menjual obat bebas dalam bentuk sirop.

Instruksi tersebut sebagai bentuk kewaspadaan terkait penyakit ginjal akut yang sebagian besar menimpa anak-anak di Indonesia. (*/Hel)

Tulis Komentar

Komentar