Seputar Publik / Berita

Mendagri: "Pemda Siapkan Data Masyarakat Terdampak dan Lokasi Pembangunan Huntap"

Pembangunan 2.600 unit huntap bagi korban bencana di tiga provinsi yang terdampak
Mendagri Tito Karnavian saat Rapat Pembahasan Huntap Pascabencana di Wilayah Sumatra secara virtual dari Wisma Mandiri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Jakarta, pada Kamis (25/12/2025). Mendagri Tito Karnavian saat Rapat Pembahasan Huntap Pascabencana di Wilayah Sumatra secara virtual dari Wisma Mandiri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Jakarta, pada Kamis (25/12/2025).

Seputarpublik.com, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, meminta kepada pemerintah daerah (Pemda) , agar segera menyiapkan data masyarakat yang terdampak bencana secara akurat, serta memastikan kesiapan lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) yang clear and clean. Langkah ini sangat penting agar proses penanganan pascabencana dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.

Mendagri menjelaskan, pemerintah bersama dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, sedang bergotong royong membangun 2.600 unit huntap bagi korban bencana di tiga provinsi yang terdampak, antaralain:  Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. Huntap tersebut diperuntukkan untuk masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.

Mendagri juga menegaskan, kecepatan pembangunan huntap sangat bergantung pada kesiapan daerah, terutama dalam penyediaan data korban serta lahan yang clear and clean. Adapun clear and clean yang dimaksud yaitu lahan yang status hukumnya jelas dan aman, layak secara teknis untuk dibangun, tidak menimbulkan dampak lingkungan, serta tetap dekat dengan lingkungan sosial masyarakat seperti pasar, akses logistik, sekolah, dan tempat ibadah.

Tulis Komentar

Komentar