Seputar Publik / Megapolitan

Mengabadikan Jejak Ulama Perempuan : Buku 75 Tahun Hj. Atiqoh Noer Alie Diluncurkan

Peluncuran Buku 75 Tahun Hj. Atiqoh KH. Noer.Alie di Plaza Masjid Albaqiyatussalihat, Pondok Pesantren Attaqwa Putri, Bekasi, pada Sabtu, 25 April 2026.  Peluncuran Buku 75 Tahun Hj. Atiqoh KH. Noer.Alie di Plaza Masjid Albaqiyatussalihat, Pondok Pesantren Attaqwa Putri, Bekasi, pada Sabtu, 25 April 2026. 

Dalam dimensi personal, Prof. Masyitoh juga menyoroti karakter kepemimpinan yang humanis dan egaliter. Ia menegaskan bahwa sejak masa muda, Hj. Atiqoh telah menunjukkan sikap terbuka dan kedekatan dengan lingkungan sekitarnya, yang kemudian berkembang menjadi gaya kepemimpinan yang inklusif dan membumi.

"Ia adalah sosok yang hangat dan egaliter, tidak menciptakan jarak, dan selalu menghadirkan suasana yang akrab serta penuh penghormatan kepada siapa pun," tambahnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kepemimpinan Hj. Atiqoh tidak bersifat simbolik, melainkan hadir dalam praktik pengabdian yang nyata. Peran beliau di pesantren dan masyarakat menunjukkan bahwa kepemimpinan dijalankan sebagai bentuk pelayanan, bukan sekadar posisi formal.

Dalam refleksi yang lebih luas, Prof. Masyitoh menempatkan Hj. Atiqoh Noer Alie sebagai representasi penting ulama perempuan Indonesia yang mampu mengintegrasikan ilmu, akhlak, dan pengabdian dalam satu kesatuan utuh.

"Dalam dirinya, terintegrasi ilmu, akhlak, dan pengabdian, sebuah kesatuan yang menjadi inti dari kepemimpinan yang sejati,” tuturnya.

Prof Masyitoh berharap peluncuran buku ini tidak hanya menjadi dokumentasi historis, tetapi juga sumber inspirasi bagi penguatan kepemimpinan perempuan dalam pendidikan, dakwah, dan transformasi sosial. Buku ini menegaskan bahwa keteladanan lahir dari konsistensi nilai, kedalaman ilmu, serta komitmen panjang dalam pengabdian kepada umat.

Tulis Komentar

Komentar