Beranda
Seputar Publik / Berita

Osaka Radio Community Siap Dilantik 31 Oktober 2026, Komunitas HT Berbasis Internet Perluas Jejaring di Indonesia

ORC menghimpun anggota dari beragam profesi, sekaligus mendorong persahabatan, pertukaran pengalaman, komunikasi lintas wilayah, dan peluang kerja sama.
Osaka Radio Community (ORC) menjadwalkan pelantikan pengurus pusat pada 31 Oktober 2026 di Jakarta Selatan, sekaligus menjadi momentum penguatan jejaring komunitas komunikasi lintas profesi dan daerah. Osaka Radio Community (ORC) menjadwalkan pelantikan pengurus pusat pada 31 Oktober 2026 di Jakarta Selatan, sekaligus menjadi momentum penguatan jejaring komunitas komunikasi lintas profesi dan daerah.

Seputarpublik.com || JAKARTA, — Osaka Radio Community (ORC) menjadwalkan pelantikan pengurus pusat pada 31 Oktober 2026 di salah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan.

Agenda tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi komunitas komunikasi yang dibangun untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang profesi serta memperluas hubungan dan persahabatan antaranggotanya.

Salah satu pendiri ORC, Anto Tjhai, pengusaha asal Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mengatakan komunitas tersebut dibangun sebagai wadah untuk memperluas persahabatan dan mempererat hubungan antaranggotanya.

Anto yang telah lama menetap di Jakarta tersebut juga dikenal sebagai pemilik merek perangkat komunikasi Osaka Handy Talky (HT).

Menurut Anto, ORC terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung tanpa membatasi profesi maupun latar belakang. Anggotanya berasal dari berbagai kalangan, di antaranya TNI, Polri, pengusaha, wartawan, advokat, dan masyarakat umum.

«“Tujuan saya ikut mendirikan komunitas ini untuk mencari teman dan memperluas persahabatan. Dari pertemanan itu, kita juga bisa saling mengenal, bertukar pengalaman, bahkan membuka peluang kerja sama bisnis,” kata Anto, Selasa (29/9/2026).»

Menggunakan Teknologi HT Berbasis Internet

Dalam aktivitas komunikasinya, ORC memanfaatkan perangkat Osaka Handy Talky dengan teknologi Push-to-Talk over Cellular (PoC).

Teknologi PoC memungkinkan komunikasi dilakukan melalui jaringan internet seluler, seperti 4G, maupun Wi-Fi. Sistem tersebut berbeda dengan handy talky konvensional yang umumnya mengandalkan frekuensi radio VHF/UHF.

Layanan komunikasi ORC didukung server yang disewa di Singapura. Dengan dukungan jaringan internet dan layanan yang tersedia, perangkat tersebut dapat digunakan untuk komunikasi lintas wilayah, termasuk di sejumlah negara Asia seperti Singapura dan Malaysia.

Dengan sistem tersebut, anggota dapat tetap berkomunikasi meskipun berada di lokasi yang berbeda, sepanjang tersedia jaringan internet dan layanan yang mendukung.

Pelantikan Pengurus Pusat dan Pengembangan Daerah

Setelah pelantikan pengurus pusat yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026, ORC berencana melanjutkan pembentukan dan pelantikan kepengurusan di berbagai daerah di Indonesia.

Anto menyampaikan bahwa akta organisasi telah dibuat. Pembentukan kepengurusan daerah diharapkan dapat mempermudah koordinasi, memperjelas pembagian tugas, sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan komunitas di masing-masing wilayah.

Membangun Relasi dan Peluang Usaha

Bagi Anto, ORC bukan sekadar wadah komunikasi menggunakan perangkat HT berbasis internet. Komunitas tersebut juga diharapkan menjadi ruang untuk membangun relasi sosial, bertukar informasi, serta menjajaki peluang kerja sama usaha.

Keberagaman latar belakang anggota dinilai dapat membuka ruang bagi para anggota untuk saling mengenal dan berbagi pengalaman.

Meski demikian, Anto menegaskan bahwa semangat persahabatan tetap menjadi dasar utama dalam membangun komunitas tersebut.

Melalui pelantikan pengurus pusat dan pembentukan kepengurusan di berbagai daerah, ORC berharap koordinasi antaranggotanya semakin terarah. Dengan demikian, kegiatan komunikasi, sosial, dan kebersamaan di dalam komunitas dapat berkembang secara berkelanjutan.

*(Penulis: Redaksi)