> "Dua orang itu mengajak teman-temannya sejumlah lima orang kembali ke lokasi yang melakukan otoritas, bahkan merusak beberapa UMKM yang ada, bahkan ada warga yang terpukul," kata Kapolres.
Keributan kemudian meluas hingga ke kawasan Jalan Tambak. Warga yang merasa terusik melakukan perlawanan sehingga terjadi aksi saling lempar batu antara kedua kelompok.
Akibat bentrokan tersebut, dua orang dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Salah satu korban berinisial K (23) dinyatakan meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh fakta, mengidentifikasi para pelaku, serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi menunggu dan perkembangan resmi dari aparat penegak hukum.(red)*
Komentar