Ia juga menyoroti pentingnya penguatan three lines model bisnis sebagai pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan perusahaan, sekaligus mendorong optimalisasi riset sebagai instrumen peningkatan investasi.
“Salah satu cara untuk meningkatkan investasi adalah dengan memaksimalkan hasil riset. Kita perlu mendorong para peneliti menghasilkan riset yang unggul, aplikatif, dan memiliki nilai komersial tinggi,” tambahnya.
Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara
Melalui Rakor 2026, PT Riset Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya menjadikan riset sebagai value engine yang mengintegrasikan inovasi, efisiensi operasional, dan strategi komersial dalam satu kesatuan arah.
Hasil forum tersebut diharapkan dapat segera diimplementasikan di seluruh lini organisasi guna memperkuat kinerja perusahaan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri perkebunan.
Dengan semangat kolaborasi dan keselarasan strategi yang terbangun selama pelaksanaan Rakor, forum ini diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah konkret untuk mendukung transformasi berkelanjutan di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara.(Adv)*
Komentar