Seputarpublik.com || TEBING TINGGI – PT Sri Pamela Medika Nusantara (PT SPMN), salah satu entitas Holding Perkebunan Nusantara, memperkuat budaya pelayanan prima melalui kegiatan In House Training Service Excellence.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan di seluruh unit pelayanan kesehatan PT SPMN.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT SPMN, Nani Irawati Lubis, dan dilanjutkan dengan sambutan Plt. Direktur PT SPMN, Syahriadi Siregar.
Turut hadir Branch Manager Kantor BNI Cabang Tebing Tinggi, Harry Mas Nugroho.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber dari BNI, yakni Andini Pratami dan Ahwania Muchtar dari Regional Operational & Service Excellence BNI. Keduanya memberikan pembekalan mengenai pentingnya penerapan prinsip Service Excellence dalam membangun pengalaman pelayanan yang positif bagi pelanggan.
Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman dan keterampilan untuk meningkatkan kompetensi dalam memberikan pelayanan prima, membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan, serta memperkuat kemampuan komunikasi efektif saat melayani pasien maupun keluarga pasien.
Selain materi pelayanan, peserta juga diajak mengenal dan mengadopsi berbagai best practices pelayanan prima sebagai referensi untuk meningkatkan kualitas layanan di lingkungan PT Sri Pamela Medika Nusantara.
Dorong Pelayanan Kesehatan yang Ramah dan Empatik
Penerapan Service Excellence menjadi salah satu bagian penting dalam upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya cepat dan profesional, tetapi juga ramah, komunikatif, serta mengedepankan empati.
Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen PT Sri Pamela Medika Nusantara untuk terus meningkatkan kualitas interaksi dan pengalaman pelayanan bagi pasien.
Melalui penguatan budaya pelayanan prima secara berkelanjutan, PT SPMN berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan mengedepankan kepuasan, kepercayaan, dan keselamatan pasien.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya layanan kesehatan yang semakin berkualitas serta memberikan manfaat bagi masyarakat.(Adv)*