Seputar Publik / Berita

PTPN I Resmi Jadi Pusat Riset Bibit Unggul Perkebunan Nasional, Pemerintah Perkuat Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Kolaborasi Kemenko Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, BRIN, perguruan tinggi, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menandai dimulainya pengembangan pusat riset bibit unggul untuk mendukung produktivitas perkebunan dan kesejahteraan petani Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Pangan bersama para pemangku kepentingan menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang menetapkan PTPN I sebagai pusat riset dan pengembangan bibit unggul perkebunan nasional di Lampung Selatan. Menteri Koordinator Bidang Pangan bersama para pemangku kepentingan menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang menetapkan PTPN I sebagai pusat riset dan pengembangan bibit unggul perkebunan nasional di Lampung Selatan.

"PTPN I berkomitmen memastikan hasil riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi diimplementasikan menjadi bibit unggul yang mampu meningkatkan produktivitas perkebunan, memperkuat daya saing komoditas nasional, dan memberikan manfaat nyata bagi petani serta masyarakat," kata Abdul Rivai Ras.

Menurutnya, transformasi sektor perkebunan harus ditopang oleh inovasi, teknologi, dan riset agar mampu menghasilkan varietas unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim, meningkatkan produktivitas, sekaligus mendukung keberlanjutan industri perkebunan Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kasan, menyampaikan bahwa penandatanganan PKS merupakan langkah awal pembangunan pusat riset perkebunan nasional yang terintegrasi. Keberhasilan program ini, menurutnya, akan diukur dari implementasi di lapangan serta kemampuan menghasilkan bibit unggul yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Bagi PTPN I, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi transformasi perusahaan yang menempatkan inovasi, digitalisasi, dan kemitraan sebagai penggerak utama penciptaan nilai tambah. Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, PTPN I optimistis pusat riset bibit unggul di Lampung Selatan akan menjadi rujukan nasional dalam pengembangan material tanam berkualitas, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat daya saing komoditas perkebunan Indonesia di pasar global.(Adv)*

Tulis Komentar

Komentar