Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam menjaga aset negara sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa.
"Dua program prioritas kami, yakni hilirisasi desa dan desa wisata, membutuhkan dukungan CSR dari perusahaan yang beroperasi di Lampung, termasuk PTPN IV Regional VII," kata Gubernur.
Rahmat menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah mendorong partisipasi aktif seluruh perusahaan, baik BUMN maupun swasta, dalam mendukung pembangunan daerah melalui Program DesaKu Maju.
Program tersebut dirancang sebagai upaya transformasi ekonomi desa yang terarah, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.
Menurutnya, hilirisasi menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan nilai tambah komoditas daerah sekaligus memperkuat struktur ekonomi masyarakat dari tingkat desa.
Selain sektor kelapa sawit yang dikembangkan melalui kemitraan bersama PTPN IV, Pemerintah Provinsi Lampung juga memprioritaskan hilirisasi pada komoditas unggulan lainnya, seperti padi, jagung, dan singkong yang selama ini menjadi penopang utama sektor pertanian daerah.
Kolaborasi antara PTPN IV dan Pemprov Lampung diharapkan dapat mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung pembangunan desa yang lebih mandiri dan berdaya saing.(Red)*
Komentar