Beranda
Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Gelar Baking Class Gratis untuk 50 UMKM dan Warga, Ciptakan Peluang Usaha Baru dan Perkuat Ekonomi Keluarga

Program TJSL PTPN IV PalmCo membekali peserta dengan keterampilan bakery, mendorong lahirnya wirausaha baru, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal dan berkelanjutan.
Pelaksanaan Baking Class 2026 yang diikuti 50 pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan masyarakat sebagai upaya menciptakan wirausaha baru melalui Program TJSL perusahaan. Pelaksanaan Baking Class 2026 yang diikuti 50 pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan masyarakat sebagai upaya menciptakan wirausaha baru melalui Program TJSL perusahaan.

Seputarpublik.com || JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui Baking Class 2026 yang diikuti 50 peserta, terdiri atas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ibu rumah tangga, remaja usia produktif, hingga perwakilan yayasan inklusif.

Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan dengan membekali peserta keterampilan praktis dalam memproduksi berbagai olahan bakery yang memiliki nilai ekonomi.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa program pemberdayaan tersebut merupakan investasi sosial perusahaan untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif.


> "Bagi kami, penyaluran bantuan TJSL ini merupakan investasi sosial perusahaan untuk membangun kemandirian masyarakat. Keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat diolah menjadi produk, dikembangkan menjadi usaha, dan pada akhirnya menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi keluarga," ujar Jatmiko.

Menurutnya, kewirausahaan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan. Karena itu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia dinilai sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur sosial.

"Kami ingin masyarakat memiliki akses terhadap pengetahuan, keterampilan, dan peluang usaha yang lebih luas. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga didorong untuk berani memulai usaha, berinovasi, dan mampu membaca peluang pasar," tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, PTPN IV PalmCo menggandeng Lesaffre Indonesia (Saf-Instant) serta PT Indojaya Perkasa Abadi sebagai mitra pelatihan. Kegiatan dipandu langsung oleh Chef Syamsuddin bersama tim melalui metode praktik langsung (hands-on).

Peserta mengikuti seluruh tahapan pembuatan produk, mulai dari penimbangan bahan, pencampuran adonan, fermentasi, pembentukan produk, hingga teknik pemanggangan.

Tiga jenis produk yang dipraktikkan dalam pelatihan tersebut meliputi Polo Boy, Pepperoni Pizza, dan Pao, yang dipilih sesuai tren serta kebutuhan pasar sehingga dapat menjadi peluang usaha bagi para peserta.

Peserta berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya mitra binaan PTPN IV PalmCo, UMKM binaan Rumah BUMN Pabatu, Yayasan Khadijah Sharaswaty, masyarakat umum di Sumatera Utara, serta perwakilan dari Sulawesi sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan program secara inklusif.

Selain keterampilan produksi, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pentingnya menjaga kualitas produk, konsistensi hasil, hingga strategi membaca peluang bisnis di lingkungan masing-masing. Program ini juga selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, peserta didorong membentuk kelompok usaha mandiri, memperkuat kolaborasi antar-mitra binaan, serta memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas pasar.

Salah seorang peserta, Winy, mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut.

> "Saya mengucapkan terima kasih kepada PTPN IV PalmCo atas pelaksanaan Baking Class ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan ilmu dan keterampilan baru yang bisa langsung kami praktikkan di rumah maupun dikembangkan menjadi usaha. Semoga program seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meningkatkan perekonomian keluarga," ujarnya.

Perluas Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

Baking Class 2026 melengkapi berbagai program pemberdayaan masyarakat yang sebelumnya telah dijalankan PTPN IV PalmCo di sejumlah wilayah operasional.

Salah satunya melalui kerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, yang mengembangkan desa sentra pangan berbasis komunitas. Program tersebut melibatkan 50 perempuan dari Desa Hang Tuah dan Desa Genduang Jaya melalui pelatihan budidaya serta pengolahan ikan lele menjadi produk bernilai tambah.

Melalui pendekatan berbasis potensi lokal, PTPN IV PalmCo berharap seluruh program TJSL tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu berkembang menjadi aktivitas ekonomi produktif yang berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.(Red)*