Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Optimalkan Dana TJSL untuk Cegah Stunting dan Perkuat UMKM Desa

Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo fokus pada pengentasan stunting, peningkatan gizi anak, serta pemberdayaan koperasi dan UMKM pandai besi guna memperkuat ekonomi masyarakat dan kualitas SDM nasional.
PTPN IV PalmCo terus mengoptimalkan program TJSL untuk menekan angka stunting, meningkatkan kualitas SDM, serta memperkuat ekonomi desa melalui pembinaan koperasi dan UMKM berbasis kebutuhan industri perkebunan. PTPN IV PalmCo terus mengoptimalkan program TJSL untuk menekan angka stunting, meningkatkan kualitas SDM, serta memperkuat ekonomi desa melalui pembinaan koperasi dan UMKM berbasis kebutuhan industri perkebunan.

Strategi pemberdayaan ini dirancang untuk mengintegrasikan para pengrajin lokal ke dalam rantai pasok perusahaan. Produk alat panen yang dihasilkan koperasi binaan nantinya akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional perkebunan PalmCo.

> “Pemberdayaan UMKM pandai besi merupakan salah satu strategi penguatan rantai pasok inti perusahaan. Kami ingin memastikan alat panen yang digunakan di kebun-kebun PalmCo berasal dari karya anak bangsa,” jelas Jatmiko.

Dukungan yang diberikan perusahaan tidak hanya berupa bantuan pendanaan, tetapi juga mencakup fasilitasi legalitas koperasi, penyediaan mesin produksi, pelatihan kewirausahaan, hingga jaminan pasar melalui skema off-taker.

Manfaat program tersebut turut dirasakan oleh pelaku UMKM. Kepala Koperasi Merah Putih Teratak Kabupaten Kampar, Desrico Apriyus, mengungkapkan bahwa pembinaan dari PTPN IV PalmCo telah membantu memperluas jangkauan pasar para pengrajin desa.

> “Selain bergerak di bidang simpan pinjam dan perdagangan, kami merupakan kumpulan pandai besi yang dibina PTPN IV sehingga mampu menjadi sentra produsen alat pertanian yang kini telah merambah pasar di luar Riau, bahkan hingga mancanegara,” ujarnya.

Melalui program TJSL yang berkelanjutan, PTPN IV PalmCo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut tidak hanya mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi desa dan daya saing UMKM sebagai bagian dari pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.(Adv)*

Tulis Komentar

Komentar