Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Salurkan Rp17,1 Miliar untuk Kesehatan, UMKM, Lingkungan hingga Pemulihan Bencana

Hingga semester I-2026, program TJSL PTPN IV PalmCo mencakup penanganan pascabencana, penurunan stunting, pemberdayaan UMKM, penanaman pohon, serta pembangunan sarana dan prasarana masyarakat.
PTPN IV PalmCo memperkuat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan realisasi penyaluran Rp17,1 miliar hingga semester I-2026 untuk berbagai program, mulai dari kesehatan, penanganan bencana, pemberdayaan UMKM, pelestarian lingkungan hingga pembangunan sarana masyarakat. PTPN IV PalmCo memperkuat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan realisasi penyaluran Rp17,1 miliar hingga semester I-2026 untuk berbagai program, mulai dari kesehatan, penanganan bencana, pemberdayaan UMKM, pelestarian lingkungan hingga pembangunan sarana masyarakat.

Sementara hingga pertengahan 2026, jumlah pohon yang ditanam mencapai 50.305 pohon.

Dengan demikian, sepanjang 2024 hingga pertengahan 2026, total pohon yang telah ditanam PTPN IV PalmCo mencapai 76.555 pohon.

“Jumlah pohon yang terus kami tambah setiap tahunnya, hingga mencapai lebih dari 76 ribu pohon, adalah langkah konkret melihat kondisi cuaca dan lingkungan yang semakin tidak menentu,” kata Jatmiko.

Selain program lingkungan, dana TJSL juga digunakan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat. Alokasi tersebut mencakup pembangunan dan renovasi fasilitas ibadah, pengerasan dan pengaspalan jalan desa, perbaikan jembatan penghubung antardusun, serta pemenuhan sarana pendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar dan menengah.

PTPN IV PalmCo menyatakan efektivitas seluruh program yang telah berjalan pada semester I-2026 akan menjadi bahan evaluasi untuk penyusunan program TJSL pada semester berikutnya.

Jatmiko mengatakan, posisi perusahaan yang banyak beroperasi di wilayah pedesaan membuat hubungan dengan masyarakat sekitar menjadi bagian penting dari keberlanjutan usaha.

“Kami menyadari operasional PTPN IV PalmCo bersinggungan langsung dengan masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, momentum kemerdekaan ini menjadi pendorong bagi kami untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, penegak hukum, lembaga sosial, dan masyarakat,” ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, program TJSL diharapkan tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi turut memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat serta menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.(Red)*

Tulis Komentar

Komentar