Seputar Publik / Berita

“Viral! Tradisi Lebaran Betawi Keliling Kampung 7 Hari di Duri Kosambi, Begini Asal-usulnya”

Warisan ulama lintas generasi di Cengkareng ini berkembang dari dua kampung hingga meluas ke berbagai wilayah, menjadi simbol kuat silaturahmi, kebersamaan, dan akulturasi budaya masyarakat Betawi.
Tradisi Lebaran Betawi “keliling kampung” di Duri Kosambi kembali viral! Warisan ulama yang sudah berlangsung puluhan tahun ini bukan sekadar silaturahmi, tapi simbol kuat kebersamaan dan kekompakan lintas generasi. Kini, tradisi ini terus hidup dan meluas, jadi inspirasi menjaga nilai budaya di tengah modernisasi. Tradisi Lebaran Betawi “keliling kampung” di Duri Kosambi kembali viral! Warisan ulama yang sudah berlangsung puluhan tahun ini bukan sekadar silaturahmi, tapi simbol kuat kebersamaan dan kekompakan lintas generasi. Kini, tradisi ini terus hidup dan meluas, jadi inspirasi menjaga nilai budaya di tengah modernisasi.

Seputarpublik.com, JAKARTA - Tradisi Lebaran Betawi “keliling kampung” di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, terus hidup dan berkembang hingga kini. Tradisi ini bahkan disebut telah ada jauh sebelum generasi sekarang lahir dan tidak pernah terputus setiap tahunnya.

Hal tersebut disampaikan oleh H. Naman Setiawan (57), yang pada Rabu (25/3/2026) menjadi tuan rumah kegiatan tersebut di kediamannya di Jalan Cemara, Duri Kosambi.

Menurutnya, tradisi ini diwariskan secara turun-temurun oleh para orang tua dan ulama, lalu terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya hingga sekarang.


“Dari dulu sampai sekarang tidak pernah terputus. Setiap tahun selalu ada dan terus dilanjutkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, awal mula penjadwalan tradisi ini berangkat dari kebiasaan para ulama yang ingin saling berkunjung saat Lebaran.

Namun, karena belum adanya alat komunikasi pada masa itu, mereka kerap tidak bertemu, bahkan bisa berpapasan di jalan saat hendak bersilaturahmi.

Dari situlah muncul kesepakatan untuk mengatur jadwal kunjungan antarkampung agar silaturahmi berjalan lebih efektif.

Tulis Komentar

Komentar