Penerapan standar tersebut mencakup proses perancangan, penyediaan, pengoperasian, pemeliharaan, hingga peningkatan layanan TI agar semakin selaras dengan kebutuhan bisnis dan pengguna layanan di lingkungan perusahaan.
Selain itu, PTPN IV juga meraih sertifikasi ISO/IEC 27001 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi atau Information Security Management System (ISMS).
Standar tersebut memperkuat pendekatan perusahaan dalam mengelola risiko keamanan informasi, pengendalian akses, perlindungan aset data, serta penanganan insiden dengan mengedepankan prinsip kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi.
Penguatan tata kelola dan keamanan TI juga dilanjutkan melalui pengukuran tingkat kematangan. PTPN IV mencatat nilai 3,64 pada assessment BSSN IKAS Tahun 2026, sementara IT Maturity Assessment (ITMA) Tahun 2025 tercatat sebesar 3,20.
Kedua capaian tersebut menjadi indikator bagi perusahaan untuk melihat perkembangan kapabilitas keamanan siber dan tata kelola teknologi informasi secara lebih terukur.
Dorong Ekosistem Digital Terintegrasi
Ke depan, capaian tersebut menjadi salah satu dasar bagi PTPN IV untuk terus memperkuat tata kelola TI melalui peningkatan kualitas layanan, pengelolaan risiko, keamanan informasi, serta konsistensi penerapan proses digital di seluruh lingkungan perusahaan.
Penguatan tata kelola tersebut sekaligus membuka ruang bagi pengembangan sistem yang semakin terintegrasi guna mendukung kebutuhan operasional di berbagai wilayah kerja.
Langkah tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem digital yang responsif terhadap perkembangan teknologi, mendukung efisiensi, meningkatkan keandalan layanan, serta memperkuat pengambilan keputusan berbasis data.
Di sisi lain, penguatan sistem dan tata kelola TI juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan operasional perusahaan serta membangun organisasi yang semakin adaptif, terintegrasi, dan siap menghadapi tantangan bisnis di era digital.(Red.)*
Komentar