Selama kegiatan berlangsung, peserta melakukan evaluasi langsung terhadap pelaksanaan panen di lapangan, mulai dari teknik pemotongan tandan, pengutipan brondolan, penataan hasil panen di TPH, hingga penyamaan persepsi mengenai penerapan standar panen berkualitas.
Dalam arahannya, Ahmad Ridwan menegaskan bahwa panen merupakan ujung tombak pencapaian produksi perusahaan. Karena itu, seluruh insan operasional harus memastikan setiap tahapan panen dilaksanakan sesuai standar sehingga tidak terjadi kehilangan hasil.
> "Indikator panen berkualitas harus menjadi perhatian seluruh jajaran operasional. Pastikan tidak ada buah mentah yang dipanen, tidak ada tandan matang yang tertinggal di pokok, seluruh brondolan dikutip hingga tuntas, dan hasil panen segera diangkut ke TPH dalam kondisi yang baik. Dengan disiplin menjalankan standar tersebut, kita dapat menekan losses hingga mendekati nol sekaligus menjaga produktivitas dan rendemen kebun," ujar Ahmad Ridwan.
Ia menjelaskan bahwa panen bersih bukan hanya sebatas memotong tandan buah, tetapi juga memastikan seluruh hasil produksi berhasil diselamatkan.
Menurutnya, setiap butir brondolan memiliki nilai ekonomi. Apabila seluruh tim memiliki kepedulian dan disiplin yang sama terhadap kualitas panen, maka efisiensi operasional akan meningkat, kualitas hasil tetap terjaga, serta target produksi perusahaan dapat dicapai secara optimal.
Komentar