Seputar Publik / Berita

Rumah Pencerah Luncurkan Buku “22 Hari Belajar Parenting”, Dorong Orang Tua Hadir di Tengah Perubahan Zaman

Buku ketiga Rumah Pencerah ini lahir dari rangkaian kegiatan belajar bersama selama Ramadan dan mengangkat pentingnya kehadiran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Ferry Farhati, pendiri Komunitas Rumah Pencerah (KRP) yang didirikannya pada tahun 2014, hari ini Selasa (1/9/2026) melaksanakan kegiatan launching buku 22 hari belajar parenting. Ferry Farhati, pendiri Komunitas Rumah Pencerah (KRP) yang didirikannya pada tahun 2014, hari ini Selasa (1/9/2026) melaksanakan kegiatan launching buku 22 hari belajar parenting.

Menurut Sri, kehadiran orang tua dapat menciptakan ruang bagi anak untuk merasa aman, terbuka, dan nyaman menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapinya.

Dari hubungan tersebut, orang tua kemudian memiliki kesempatan lebih besar untuk membimbing anak agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

12 Tahun Rumah Pencerah

Sementara itu, Ketua Dewan Pembinaan Komunitas Rumah Pencerah, Fery Farhati, mengatakan komunitas tersebut telah berdiri selama sekitar 12 tahun.

Komunitas Rumah Pencerah didirikan pada 2014 oleh sejumlah pemerhati PAUD bersama Fery Farhati. Awalnya, gerakan tersebut tumbuh dari kepedulian terhadap lingkungan pendidikan anak usia dini di sekitar tempat tinggal.

“Rumah Pencerah ini berdiri dari keinginan untuk menciptakan lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang anak di sekitar rumah kita,” ujar Fery.

Seiring berjalannya waktu, gerakan tersebut berkembang karena semakin banyak orang yang ingin terlibat. Rumah Pencerah kemudian menjadi ruang belajar sekaligus wadah pemberdayaan bagi orang tua dan tenaga pendidik PAUD.

Tulis Komentar

Komentar