Bentuk bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah ibadah, antara lain pembangunan menara masjid, perbaikan atap, pengadaan pendingin ruangan (AC), hingga pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Jatmiko menegaskan bahwa seluruh program dijalankan dengan pendekatan partisipatif melalui koordinasi bersama pengurus rumah ibadah, tokoh masyarakat, dan perangkat desa setempat.
> “Kami memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” katanya.
Mendapat Apresiasi dari Masyarakat
Program perbaikan sarana ibadah mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Pengurus Masjid Baiturrahman, H. Nurhamid, menyampaikan apresiasi atas bantuan pembangunan fasilitas toilet dan tempat wudhu yang dinilai sangat dibutuhkan jamaah.
> “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga pembangunan dapat segera diselesaikan dan memberikan kenyamanan bagi para jamaah,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dusun Talang Merindu, Hendi, yang berharap sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus berlanjut dalam mendukung pembangunan daerah.
> “Saya senang Kebun Bunut dan masyarakat saling membantu dalam kegiatan ibadah,” katanya.
Komentar