Pembukaan Musda turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Barat H. Saumun, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Jakarta Barat, jajaran dewan penasihat LDII, tokoh organisasi kemasyarakatan Islam, serta peserta Musda dari Pimpinan Cabang (PC) se-Jakarta Barat.
Studianto Pimpin LDII Jakarta Barat Periode 2026–2031

Setelah melalui sidang pleno, Musda VIII secara mufakat menetapkan Ust. Studianto sebagai Ketua DPD LDII Jakarta Barat periode 2026–2031. Ia menggantikan ketua demisioner H. Jasa Dermawan, B.Sc.
Dalam pidato perdananya, Studianto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menertibkan administrasi organisasi hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Islam lainnya.
“Musda boleh berbeda pendapat, tetapi setelah palu diketuk kita kembali satu keluarga. Amanah ini berat, namun akan ringan jika kita pikul bersama. Fokus kita ke depan adalah mewujudkan Tri Sukses Generus: Alim-Faqih, Berakhlakul Karimah, dan Mandiri,” kata Studianto.
Perkuat Dakwah dan Sinergi dengan Pemerintah
Musda VIII DPD LDII Jakarta Barat ditutup dengan doa bersama dan komitmen peserta untuk mendukung kepemimpinan baru.
Kepemimpinan Studianto untuk periode 2026–2031 diharapkan dapat melanjutkan program organisasi, memperkuat pembinaan generasi penerus, serta menjaga sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung kehidupan sosial yang rukun di Jakarta Barat.
*(Penulis: Helmi)
Seputarpublik.com — Tepat dan Berimbang
Komentar