Seputar Publik / Berita

Sule dan Sallsa Bintan Rilis “Tukang Hujat”, Hadirkan Hipdut Satire Sindir Budaya Hujat di Medsos

Single terbaru Sule dan Sallsa Bintan memadukan hip-hop dan dangdut sebagai kritik sosial terhadap kebiasaan melontarkan komentar negatif di media sosial. Lagu tersebut diperkenalkan dalam acara peluncuran di Empire Cafe, Cikarang Utara.
Sule dan Sallsa Bintan memperkenalkan single terbaru mereka, Tukang Hujat, dalam acara peluncuran di Empire Cafe, kawasan Jababeka II, Cikarang Utara, Jumat malam (16/10/2026). Lagu bergenre Hipdut Satire ini mengangkat kritik sosial terhadap budaya saling menghujat di media sosial. Sule dan Sallsa Bintan memperkenalkan single terbaru mereka, Tukang Hujat, dalam acara peluncuran di Empire Cafe, kawasan Jababeka II, Cikarang Utara, Jumat malam (16/10/2026). Lagu bergenre Hipdut Satire ini mengangkat kritik sosial terhadap budaya saling menghujat di media sosial.

Dalam sesi tanya jawab, Sule juga ditanya mengenai kemungkinan menggelar tur promosi atau *road show* ke sejumlah wilayah di Jawa Barat, seperti Bandung, Cimahi, dan Tasikmalaya.

Sule menyatakan terbuka terhadap rencana tersebut apabila ada pihak yang bersedia mendukung penyelenggaraan acara.

“Saya tentunya mau saja road show di sekitaran Jawa Barat, asalkan ada yang ingin menjadi sponsor untuk acara show kita berdua,” kata Sule.

Ia berharap karya terbarunya dapat menjangkau lebih banyak pendengar melalui pertunjukan langsung maupun distribusi musik dan video musik.

Dalam kesempatan itu, Sule juga menjelaskan bahwa lagu Tukang Hujat ditulis olehnya dengan melibatkan Sallsa Bintan dalam proses kreatif. Ia menyebut lagu tersebut sebagai sarana hiburan bagi masyarakat yang sekaligus mengangkat fenomena hujatan di ruang digital.

Sule, yang memiliki nama lengkap Entis Sutisna, lahir pada 15 November 1976 dan dikenal luas melalui kiprahnya di dunia komedi serta hiburan Indonesia.

Melalui Tukang Hujat, Sule dan Sallsa Bintan menawarkan perpaduan musik hip-hop dan dangdut dengan pesan satire tentang kebiasaan menghujat di media sosial. Keduanya berharap lagu tersebut dapat diterima masyarakat sekaligus mengajak pendengar untuk tetap berpikiran positif dalam menghadapi komentar negatif.

*(Penulis; Joe)

Tulis Komentar

Komentar