Seputar Publik / Otomotif

Sustainability Industri Tak Lagi Sekadar Wacana, Teknologi Alat Berat Dorong Efisiensi dan Transformasi

IEE Series Engineering Week 2026 memperlihatkan bagaimana efisiensi bahan bakar, elektrifikasi, hingga pengelolaan siklus hidup equipment mulai menjadi bagian dari strategi industri berkelanjutan.
Teknologi alat berat dan elektrifikasi menjadi bagian dari transformasi menuju industri yang lebih efisien dan berkelanjutan dalam IEE Series Engineering Week 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Teknologi alat berat dan elektrifikasi menjadi bagian dari transformasi menuju industri yang lebih efisien dan berkelanjutan dalam IEE Series Engineering Week 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

«“Kalau kita bicara konsep sustainability sendiri, kita percaya enggak ada satu one recipe fits for all. Kuncinya tergantung aplikasi based on infrastructure,” paparnya.»

Tantangan tersebut terutama terlihat di wilayah pertambangan yang berada jauh dari jaringan listrik. Sebaliknya, kawasan urban maupun fasilitas industri tertentu memiliki peluang lebih besar mengadopsi electric machine karena dukungan infrastrukturnya relatif lebih siap.

Artinya, transisi energi di sektor alat berat tidak hanya berbicara mengenai penggantian mesin berbahan bakar fosil dengan mesin listrik. Infrastruktur, pola operasi, sumber energi, hingga karakteristik lokasi menjadi bagian penting dalam menentukan teknologi yang tepat.

Volvo Perkenalkan Konsep Alat Berat Listrik

Pendekatan serupa juga terlihat pada teknologi yang diperkenalkan Volvo dalam IEE Series 2026.

Duta Besar Swedia untuk Indonesia Daniel Blocker turut mengunjungi booth Volvo dalam peluncuran produk terbarunya.

«“Inovasi kami selalu didorong oleh komitmen mendalam terhadap keberlanjutan dan keselamatan. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung perjalanan transisi energi hijau di Indonesia,” ujarnya.»

Tulis Komentar

Komentar