Seputar Publik / Berita

Hadiri Cap Go Meh dan Bukber di Glodok, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Rumah Keberagaman

Perayaan Imlek 2577 Kongzili yang dirangkai Ramadan di Pancoran Chinatown Point jadi simbol harmoni lintas budaya, Pemprov DKI rencanakan pembangunan Museum Peranakan
Gubernur Pramono Anung menghadiri perayaan Cap Go Meh dan buka puasa bersama di Glodok, menegaskan Jakarta sebagai rumah besar keberagaman dan kota global yang inklusif. Gubernur Pramono Anung menghadiri perayaan Cap Go Meh dan buka puasa bersama di Glodok, menegaskan Jakarta sebagai rumah besar keberagaman dan kota global yang inklusif.

Seputarpublik.com, JAKARTAGubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menghadiri perayaan Cap Go Meh yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Glodok Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan Cap Go Meh menjadi puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang digelar bersama (INTI). Sejumlah mantan Gubernur DKI Jakarta turut hadir, di antaranya Sutiyoso, Fauzi Bowo, Anies Baswedan, Teguh Setyabudi, serta Djarot Saiful Hidayat.


Simbol Harmoni dan Keberlanjutan Jakarta

Pramono menilai perayaan Cap Go Meh yang berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman di Ibu Kota. Ia menegaskan budaya Tionghoa yang telah lama berakulturasi dengan budaya Betawi tumbuh dan diterima dengan baik di Jakarta.

“Ini menunjukkan bahwa kebersamaan yang dibangun Pemprov DKI Jakarta bersama INTI berjalan sangat baik. Kehadiran para mantan gubernur menjadi penanda bahwa kesinambungan pembangunan Jakarta tetap terjaga,” ujar Pramono.

Tulis Komentar

Komentar