Sejumlah pimpinan perguruan tinggi mitra konsorsium turut hadir, di antaranya Rektor Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., dan Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. H. M. Saifulloh, S.Sos., M.Si.
Perkuat Riset dan Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Pelaksana ICCD 2026 yang juga Kepala LPPM Universitas Sahid, Prof. Dr. Nafiah Ariyani, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa penyelenggaraan konferensi untuk kedelapan kalinya tersebut menunjukkan konsistensi Usahid dalam memperkuat jejaring ilmiah internasional.
Menurutnya, forum ini juga menjadi sarana untuk memperluas diseminasi hasil penelitian agar tidak berhenti pada lingkungan akademik, tetapi dapat memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat luas.
Melalui ICCD 2026, Universitas Sahid menegaskan komitmennya untuk memperluas sinergi lintas institusi dan berbagai sektor. Upaya tersebut diarahkan pada pengembangan inovasi, penguatan kewirausahaan, serta kemajuan pariwisata berkelanjutan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, praktisi, dan komunitas diharapkan dapat mendorong terciptanya pembangunan masyarakat yang lebih mandiri, adaptif, dan berdaya saing.
Dengan penyelenggaraan ICCD 2026 serta kerja sama strategis bersama Kementerian Ekonomi Kreatif, Universitas Sahid berupaya memperkuat peran perguruan tinggi sebagai bagian dari ekosistem inovasi dan pembangunan masyarakat berkelanjutan.(Redaksi.)*
Komentar