Mendagri juga menyoroti perubahan fungsi vegetasi di kawasan perbukitan yang memperparah tingkat kerawanan. Banyak tanaman pelindung berakar kuat yang sebelumnya berfungsi menahan tanah, kini beralih menjadi tanaman hortikultura.
> “Tanaman pelindung yang akarnya menancap ke dalam dan memperkuat struktur tanah, banyak berganti hortikultura, sayur-sayuran, dan tanaman lainnya. Ini membuat kawasan menjadi sangat rentan ketika terjadi hujan deras,” jelasnya.
Dalam penanganan jangka pendek, Mendagri menegaskan fokus utama saat ini adalah pencarian korban yang masih hilang, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana. Ia mengapresiasi soliditas dan sinergi lintas sektor dalam penanganan darurat tersebut.
> “Dari Pak Gubernur, Pak Bupati, jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, hingga pemerintah pusat, semuanya bergerak cepat membantu,” ungkapnya.
Untuk penanganan jangka panjang, Mendagri menegaskan bahwa relokasi warga dari kawasan rawan longsor menjadi keharusan demi keselamatan. Menurutnya, wilayah tersebut sudah tidak layak lagi dijadikan kawasan hunian.
Komentar