Seputarpublik, London – Isu lingkungan global merupakan permasalahan lingkungan dan dampak yang ditimbulkan dari permasalahan lingkungan tersebut mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi dunia serta menyeluruh. Isu lingkungan global mulai muncul dalam beberapa dekade belakangan ini.
Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Siti Rohmi Djalilah memaparkan komitmen dari Pemerintah Provinsi NTB terkait dengan isu lingkungan, mengingat isu lingkungan bukan hanya isu lokal tapi telah menjadi isu global.
Hal itu disampaikan pada saat rombongan Wakil Gubernur NTB diterima oleh Wakil Duta Besar Indonesia bersama Atase Pendidikan Prof. Khaerul Munadi serta beberapa staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, di London Kasan Ashari kantor KBRI, UK, Selasa (14/02/2023)
“Dimana isu perubahan iklim, pengelolaan sambah dan energi baru terbarukan telah menjadi isu global. Untuk itu Pemprov NTB berkomitmen untuk berkontribusi melalui NTB Net zero Emision melalui 3 program yakni NTB Zero Waste, NTB Hijau dan Transisi Energi,” kata Wakil Gubernur.
Komitmen ini yang telah membuat Notthingham University UK tertarik kerjasama dengan NTB.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Dubes RI London memberikan apresiasi kepada Pemerintah NTB, karena ini kerjasama kongkret yang dilakukan oleh sedikit pemda di Indonesia dengan UK. Pihak KBRI akan membantu terbuka kerjasama yang lainnya dengan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kunjungan ini juga akan dilakukan penandatangan Letter of Intent (LoI) antara kedua belah pihak di Notthingham. Dimana telah disepakati kerjasama dalam payung 3NCASE (NTB Notth Net Zero Carbon Strategic Alliance).

Pada kesempatan yang sama apresiasi juga disampaikan oleh Atase Pendidikan KBRI London Prof. Khaerul Munadi, beliau menyampaikan bahwa ini merupakan kerjasama yang sangat positif. Kerjasama dengan Perguruan Tinggi, dimana Notthingham Univ juga banyak terlibat dengan isu Net Zero.
“Mungkin bisa diperluas dengan Notthingham goverment dan Notthigham council (local govermant)/Notthingham city, sehingga terbentuk kerjasama sister city antara Mataram dengan Notthingham,” harap Prof. Khaerul Munadi.
Kehadiran rombongan Wakil Gubernur NTB ini atas undangan dari Notthingham University dengan seluruh pembiayaan dari pihak Notthingham University.
Selain itu dalam kunjungan Wakil Gubernur NTB juga akan berdiskusi dengan pihak NGO Internasional yakni Islamic Relief UK di kantor pusatnya di Bermingham yang direncanakan hari Jumat pagi.
Pihak Islamic Relief saat ini telah bekerja di Lombok Utara, Sembalun Lombok Timur dengan NGO NTB yakni KONSEPSI dan juga bekerja di Bima dan Dompu untuk isu kehutanan.
(Yyt)