Seputarpublik.com, JAKARTA – Menjelang Hari Raya Idulfitri, umat Islam di seluruh dunia memiliki satu kewajiban penting yang tidak boleh terlewat, yakni menunaikan zakat fitrah.
Ibadah ini tidak hanya menjadi bagian dari rukun Islam, tetapi juga memiliki makna sosial dan spiritual yang mendalam. Karena itu, memahami pengertian, tujuan, hingga tata cara pembayaran zakat fitrah menjadi hal penting agar pelaksanaannya tidak sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga penuh makna.
Apa Itu Zakat Fitrah?
Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, selama memenuhi syarat sebagai pemberi zakat (muzakki).
Kewajiban ini dilaksanakan pada bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Mengacu pada keterangan resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), zakat fitrah merupakan zakat yang dikeluarkan untuk menyucikan diri setelah menjalani ibadah puasa.
Kewajiban ini juga ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW, bahwa zakat fitrah ditunaikan sebesar satu sha’ bahan makanan pokok dan harus dibayarkan sebelum salat Idulfitri.
Tujuan Zakat Fitrah
Komentar