Pelepasan ikan ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem perairan serta menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung yang gemar memancing. Selain itu, dilakukan pula penaburan cairan methylene blue dan eco enzyme yang berfungsi meningkatkan kualitas air danau.
Wali Kota Bekasi menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas dalam menjaga kawasan ini.
“Kita harus menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian alam. Jika lingkungan terjaga, manfaatnya akan berlipat ganda untuk masyarakat,” tegas Tri.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Bekasi, yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yudianto, dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dumas yang diketuai Agus Trianto. Kerja sama ini akan fokus pada pengelolaan dermaga, pengembangan wisata air, dan pelibatan aktif masyarakat dalam menjaga kawasan Danau Duta Harapan.
Dengan peresmian dermaga ini, Pemkot Bekasi berharap Danau Duta Harapan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat yang ramah lingkungan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkuat rasa kebersamaan warga. Ke depan, kawasan ini diharapkan menjadi ikon wisata air yang membanggakan bagi Kota Bekasi.
(*/AZ)
Komentar