“Mau bagaimana lagi, Pak. Kami hanya melihat keinginan Erfan untuk bersekolah. Itu yang membuat kami harus selalu berjuang melewati jalan rusak,” jelas Erna.
Aktivis Soroti Kondisi Infrastruktur
Keluhan warga tersebut turut mendapat perhatian dari aktivis di Pandeglang, Doris, Ketua Lembaga Swadaya Pleton.
Doris mengaku prihatin setelah mengetahui kondisi jalan serta perjuangan warga, termasuk orang tua yang harus mendampingi anaknya melewati jalan berbatu untuk bersekolah.
“Kami juga mengetahui dari beberapa waktu lalu tentang perjuangan anak murid dan orang tuanya, berjibaku melewati jalan berbatu saat ingin bersekolah,” ungkap Doris, yang akrab disapa Ustad Doris, saat dimintai tanggapan.
Ia juga mempertanyakan kondisi jalan yang menurut informasi warga belum tersentuh pembangunan secara memadai dalam waktu yang cukup lama.
Komentar