Menurutnya, anak muda tidak hanya perlu dibekali kemampuan menggunakan berbagai platform digital, tetapi juga kemampuan memilah informasi serta memahami batas-batas etika dalam berkomunikasi.
Ia berharap ruang digital dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, memperluas pengetahuan, memperkuat persaudaraan, serta membuka peluang ekonomi.
«“Teknologi harus menjadi sarana untuk membangun, bukan untuk saling menjatuhkan. Mari kita jadikan ruang digital sebagai tempat berbagi pengetahuan, mempererat persaudaraan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” tuturnya.»
Sementara itu, Dr. Irawati Tjipto Priyanti menyoroti pentingnya kemampuan masyarakat memahami dampak aktivitas digital terhadap kehidupan sosial.
Menurutnya, penggunaan media secara berlebihan maupun tanpa kontrol dapat memengaruhi pola interaksi dan cara seseorang menerima informasi.
Karena itu, literasi digital dinilai perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara sehat dan bertanggung jawab.
Kreator Konten Punya Peran dalam Membentuk Budaya Digital
Komentar