Seputar Publik / Berita

YARA Soroti Sektor Rawan Korupsi di Aceh Besar, PBJ hingga Jual Beli Jabatan Jadi Perhatian

YARA Aceh Besar mendorong pengawasan diperkuat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, termasuk pada pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta pengisian jabatan ASN.
YARA menyoroti sejumlah sektor yang dinilai memiliki potensi kerawanan penyimpangan di Aceh Besar dan mendorong pengawasan serta transparansi diperkuat. YARA menyoroti sejumlah sektor yang dinilai memiliki potensi kerawanan penyimpangan di Aceh Besar dan mendorong pengawasan serta transparansi diperkuat.

Sorotan tersebut, kata dia, menjadi penting karena PBJ mengelola anggaran belanja daerah dalam jumlah besar. Dalam materi yang disampaikan YARA, APBK Aceh Besar 2024 disebut mengalokasikan sekitar Rp403,4 miliar untuk belanja barang dan jasa, sementara belanja modal mencapai sekitar Rp148,8 miliar.

Perizinan dan Pelayanan Publik Turut Disoroti

Selain PBJ, YARA juga menyoroti sektor perizinan dan nonperizinan.

Pelayanan perizinan usaha, konsesi lahan, pertambangan hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dinilai memiliki celah yang perlu diantisipasi terhadap potensi pungutan liar maupun suap.

YARA mendorong agar proses pelayanan tersebut dilakukan secara transparan, memiliki mekanisme pengawasan yang jelas, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Pengisian Jabatan ASN Jadi Perhatian

Sektor lain yang turut menjadi perhatian YARA adalah promosi, mutasi, dan pengisian jabatan aparatur sipil negara (ASN).

YARA mengingatkan potensi jual beli jabatan, suap, dan nepotisme dapat merusak sistem merit serta mengganggu profesionalitas birokrasi.

Tulis Komentar

Komentar