Seputarpublik.com, SERANG -- Yudi Budi Wibowo secara resmi terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Banten periode 2025–2030 secara aklamasi, dalam Temu Karya Karang Taruna Provinsi Banten VI 2025 yang digelar di Hotel Aston Serang, Kota Serang, pada Sabtu (27/12).
Yudi yang merupakan Wakil Ketua DPRD Banten itu, ditetapkan sebagai ketua terpilih setelah memperoleh persetujuan penuh dari seluruh pengurus Karang Taruna kabupaten dan kota se-Provinsi Banten, yang hadir dalam forum Temu Karya sebagai forum tertinggi organisasi.
Proses aklamasi dilakukan, karena sebelumnya Yudi yang merupakan politisi Gerindra itu telah ditetapkan sebagai calon tunggal ketua Karang Taruna Banten. Penetapan tersebut disampaikan oleh pimpinan sidang TKKT Banten V yang diketuai Dadan Suryana, berdasarkan laporan panitia pengarah atau steering committee yang menyebutkan bahwa hanya terdapat satu pendaftar calon ketua selama masa penjaringan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah Gatot Yan dalam laporannya pada sidang tersebut, menjelaskan, masa pendaftaran calon ketua telah dibuka sesuai ketentuan organisasi dan ditutup sesuai jadwal. Setelah dilakukan verifikasi administrasi dan rapat pleno panitia, Yudi dinyatakan sebagai calon ketua yang sah dan memenuhi seluruh persyaratan.
Seusai terpilih, Yudi Budi Wibowo menyampaikan komitmennya untuk membawa Karang Taruna Banten agar semakin maju dan berperan aktif dalam pembangunan sosial kepemudaan di daerah. Yudi menegaskan pentingnya sinergi antara Karang Taruna dan Pemerintah Provinsi Banten.
“Karang Taruna harus menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam menjawab persoalan sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, kami akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah dalam hal ini provinsi Banten,” tegas Yudi.
Yudi juga menyampaikan, bahwa Karang Taruna memiliki potensi besar, sebagai organisasi kaderisasi sosial yang dekat dengan masyarakat hingga tingkat akar rumput. Potensi tersebut, menurut dia, harus dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Yudi menambahkan, program-program Karang Taruna ke depan akan diarahkan pada penguatan kapasitas pemuda, kewirausahaan sosial, serta peningkatan kepedulian terhadap kelompok masyarakat rentan. “Kami ingin Karang Taruna hadir dengan program kerja yang nyata dan berdampak langsung,” ungkap Yudi.
Sebelumnya, dalam acara pembukaan TKKT tersebut, Ketua Karang Taruna Provinsi Banten sebelumnya Andika Hazrumy, menyampaikan sambutan yang bernuansa emosional. Andika mengaku hampir separuh hidupnya dihabiskan bersama Karang Taruna.
Andika mengulas bahwa dirinya sudah memulai aktif di Karang Taruna sejak usia remaja sekitar tahun 2008, sebelum kemudian terpilih memimpin Karang Taruna Provinsi Banten pada 2010.
Kepemimpinannya terus berlanjut hingga dua periode, sehingga secara keseluruhan ia memimpin organisasi sosial kepemudaan tersebut selama 15 tahun.
Di bawah kepemimpinannya, Karang Taruna Banten telah mencatat berbagai program dan prestasi, mulai dari pemberdayaan UMKM, penguatan peran pemuda, hingga penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang tidak mampu.
Andika menegaskan bahwa sudah saatnya tongkat estafet kepemimpinan diserahkan kepada generasi penerus, yaitu kader Karang Taruna Banten. Dan Ia menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Yudi Budi Wibowo.
“Saya optimistis jika Karang Taruna Banten di bawah kepemimpinan Yudi akan semakin maju dan mampu menjalankan perannya sebagai organisasi sosial kepemudaan secara lebih maju dan optimal,” terang Andika.
Acara pembukaan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Banten VI itu sendiri secara resmi dibuka oleh Gubernur Banten Andra Soni, dan turut juga dihadiri Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, serta jajaran PNKT atau Pengurus Nasional Karang Taruna mewakili Ketua Umumnya, yaitu Budi Satrio Djiwandono. [Red]