Seputar Publik / Berita

Akses Terputus, PTPN IV Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terisolasi Banjir di Indra Makmu

Di tengah situasi itu, dua dapur umum yang didirikan PTPN IV di Afdeling I dan Afdeling II menjadi tumpuan ratusan warga. Setiap hari, petugas perusahaan bersama warga memasak dan menyalurkan makanan hangat ke pengungsi dan warga yang masih bertahan di rumah yang dikepung air.

“Air sudah masuk sampai ke dapur, kami tidak bisa masak apa-apa lagi. Gas habis, minyak habis,” kata Febri, warga Indra Makmu yang mengungsi bersama keluarganya. “Makanan dari dapur umum ini yang bikin kami bisa makan layak sejak kemarin.”

Menu yang disiapkan menyesuaikan dengan ketersediaan bahan, mulai dari nasi, telur, mi instan, hingga lauk sederhana. Meski terbatas, suplai ini dianggap penting untuk memastikan warga tetap memperoleh makanan layak di tengah krisis pasokan.

  ||BACA JUGA: Respons Cepat: "PalmCo Siapkan Lokasi Untuk Pengungsian Standar Darurat di Batangtoru dan Hapesong

Distribusi Bantuan Terhambat Stok Pasar

Selain dapur umum, PTPN IV juga mengirimkan bantuan sembako ke Blang Nisam, Jambo Bale, Pelita, Seuneubok Bayu, SKM, dan sejumlah desa di Langkahan. Namun, distribusi tidak mudah dilakukan. Menurunnya stok bahan pokok di pasar membuat paket bantuan hanya mampu memenuhi kebutuhan jangka pendek.

Tulis Komentar

Komentar