Beranda
Seputar Publik / Berita

Bayi Ditemukan dalam Tas di Kebayoran Baru, Dinsos DKI Gerak Cepat Pastikan Perlindungan dan Penanganan Medis

Bayi laki-laki diperkirakan berusia kurang dari satu minggu ditemukan di depan SD Tarakanita I, Jakarta Selatan; Pemprov DKI memastikan proses penanganan sesuai prosedur perlindungan anak
Bayi laki-laki ditemukan dalam tas di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dinas Sosial DKI Jakarta memastikan penanganan cepat, aman, serta perlindungan penuh bagi bayi tersebut sesuai prosedur perlindungan anak. Bayi laki-laki ditemukan dalam tas di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dinas Sosial DKI Jakarta memastikan penanganan cepat, aman, serta perlindungan penuh bagi bayi tersebut sesuai prosedur perlindungan anak.

Seputarpublik.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sosial memastikan penanganan terhadap bayi laki-laki yang ditemukan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berjalan cepat dan sesuai prosedur perlindungan anak.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup di depan SD Tarakanita I, Kebayoran Baru, pada Rabu (4/3) dini hari.

Saat ditemukan, bayi berada di dalam tas kertas berwarna biru dan dibalut kain bermotif bunga. Berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi bayi dilaporkan sehat dan diperkirakan belum genap berusia satu minggu.

Bayi pertama kali ditemukan oleh seorang guru bernama Maryono (44) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat tiba di sekolah dan hendak memasuki area halaman, ia melihat dua tas kertas yang mencurigakan di dekat taman, tidak jauh dari pintu gerbang sekolah.

Maryono kemudian memanggil petugas keamanan untuk memeriksa tas tersebut. Setelah dibuka, salah satu tas ternyata berisi bayi laki-laki yang terbungkus kain bermotif bunga. Bayi tersebut segera dibawa ke Puskesmas Kebayoran Baru untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan awal.

Kepala , , mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari fasilitas kesehatan setempat.

“Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan yang bertugas di Posko CSW langsung menindaklanjuti laporan dari Puskesmas Kebayoran Baru,” ujar Iqbal di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, bayi tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Kebayoran Baru untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Iqbal menegaskan bahwa pemerintah memastikan bayi tersebut memperoleh perlindungan serta perawatan yang layak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan kondisi bayi sehat dan mendapatkan perlindungan yang baik. Pemerintah hadir untuk memastikan setiap anak yang membutuhkan pertolongan memperoleh penanganan yang cepat, aman, dan manusiawi,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait penelantaran bayi tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Hal ini diperlukan agar proses penanganan dapat dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum serta prinsip perlindungan anak. (*/hel)