“Suara Indonesia di PBB dan forum dunia harus seiring dengan kebijakan di dalam negeri. Kita tidak boleh lantang membela Palestina di luar negeri, tetapi di dalam negeri justru memberi panggung kepada pendukung militer Israel,” ujarnya.
Syahrul menilai, konsistensi kebijakan dalam negeri dan diplomasi internasional penting untuk menjaga kredibilitas sikap Indonesia terhadap persoalan Palestina.
Usulkan Kebijakan Baku dan Konser Solidaritas Kemanusiaan
Untuk menyelesaikan polemik tersebut, Syahrul menyampaikan sejumlah usulan kepada pemerintah dan pihak terkait.
Pertama, ia meminta konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta dibatalkan. Ia juga mendorong kementerian dan lembaga terkait, antara lain Kemenko Kumham Imipas, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Polri, untuk menyelaraskan kebijakan sesuai kewenangan masing-masing.
Kedua, ia meminta BUMN dan mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan agar menyesuaikan langkah dengan kebijakan resmi pemerintah.
Komentar