Seputar Publik / Berita

Bunda Dewi Serahkan Cek Tunai Dana Obligasi Negara RI ke Para Penerima untuk Dicairkan

Cucu Waliyulloh Syaikhona Holil Bangkalan Madura Prof. DR. KH. Hasan Basri sedang memperlihatkan Travel Cek senilai Rp.45 Trilyun untuk pembiayaan pembangunan Kota Pahlawan Surabaya. Cucu Waliyulloh Syaikhona Holil Bangkalan Madura Prof. DR. KH. Hasan Basri sedang memperlihatkan Travel Cek senilai Rp.45 Trilyun untuk pembiayaan pembangunan Kota Pahlawan Surabaya.

“Diantara 18 nama nama penerima Traveling cash Cek tersebut, terdapat Nomor Legalisasi Notaris 008/L/NFF.NI/III/23 yang merupakan atas nama Ketua Umum DPP LVRI Letjen TNI (Purn) HBL Mantiri yang mewakili LVRI, Ketum LVRI ini namanya tercantum sebagai penerima Traveling chas Cek pembuka kunci dengan nilai Rp. 44,4 Trilyun,” jelas Abdul Hakim.

Namun, lanjut Abdul Hakim, karena HBL Mantiri beserta pengurus LVRI nya, telah bertindak sepihak dan sewenang-wenang tanpa ada kroscek dan melihat fakta yang ada, mereka telah memblokir rekening bank atas nama Fransisca Sunarti atau Bunda Dewi, serta telah menyebar fitnah melalui surat edaran nomor A – 15/MBLV/XII/03/2023 tertanggal 31 Maret 2023, serta di media sosial YouTube. Dengan menuding kegiatan Bunda Dewi adalah Ilegal. Dengan dasar tersebut, Akhirnya Traveling cash Cek atas nama HBL Mantiri dibatalkan atau di cabut dan namanya dicoret dari daftar nama penerima dana obligasi negara republik Indonesia.

Tulis Komentar

Komentar

  • Ikhwan

    03-11-2025 04:10

    Tpi sampai saat ini sudah lebih dari 450 anggota tetap saja masin belum dicairkan