Menurut Hasbi, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus memberikan masukan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Hasbi menilai komunikasi yang baik antara pemerintah dan pers diperlukan agar informasi mengenai berbagai program pembangunan dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.
Ia juga berharap insan pers terus menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Lebak.
«“Pemerintah dan pers harus terus bersinergi, sehingga pembangunan dapat berjalan transparan, partisipatif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.»
Tiga Tokoh Lain Turut Mendapat Apresiasi
Selain Bupati Hasbi, Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Kabupaten Lebak juga memberikan apresiasi kepada tiga tokoh lainnya.
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mendapat penghargaan sebagai “Wakil Bupati Lebak Kolaboratif”.
Sementara itu, Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari menerima apresiasi sebagai “Perempuan Inspiratif”, sedangkan Wakil Ketua DPRD Lebak M. Agil Zulfikar mendapat apresiasi sebagai “Sahabat Pers”.
Pemberian apresiasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad VII Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Kabupaten Lebak.
Ketua Pokja Wartawan Lebak berharap momentum tersebut tidak berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi dapat menjadi dorongan untuk memperkuat hubungan profesional antara pemerintah, DPRD, dan insan pers dalam mengawal pembangunan daerah.
Dengan mengusung tema “Pers Kuat, Lebak Ruhay”, Pokja Wartawan Lebak menegaskan pentingnya pers yang profesional dan kritis, serta tetap menjadikan kepentingan publik sebagai pijakan dalam menjalankan fungsi jurnalistik.
*Penulis: AN
Komentar