Seputar Publik / Berita

CBG Limbah Sawit PalmCo Diserap Pertagas, Investasi USD 45 Juta Perkuat Energi Terbarukan

Delapan klaster fasilitas CBG ditargetkan memasok lebih dari 830.000 MMBtu energi terbarukan per tahun dan memangkas emisi hingga 320.000 ton setara CO₂.
PTPN IV PalmCo bersama reNIKOLA dan Pertagas Niaga mengembangkan pemanfaatan limbah cair pabrik kelapa sawit menjadi compressed biomethane gas (CBG) untuk mendukung transisi energi dan ekonomi sirkular Indonesia. PTPN IV PalmCo bersama reNIKOLA dan Pertagas Niaga mengembangkan pemanfaatan limbah cair pabrik kelapa sawit menjadi compressed biomethane gas (CBG) untuk mendukung transisi energi dan ekonomi sirkular Indonesia.

Dengan mencegah gas metana terlepas ke atmosfer, operasional proyek tersebut diestimasikan mampu mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 320.000 ton setara CO₂ setiap tahun.

Berdasarkan rasio emisi yang digunakan dalam perhitungan proyek, angka tersebut disebut ekuivalen dengan menghindari pembakaran sekitar 161 juta kilogram batu bara per tahun.

Selain target pengurangan emisi, proyek yang membutuhkan investasi besar tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian regional.

Proses konstruksi dan operasional delapan fasilitas CBG diproyeksikan dapat membuka ribuan lapangan kerja berbasis lingkungan atau green jobs di Indonesia sekaligus mendorong pemberdayaan rantai pasok lokal di sekitar wilayah operasional perkebunan.

Pengembangan CBG dari limbah kelapa sawit tersebut sekaligus memperlihatkan potensi integrasi antara sektor perkebunan, teknologi energi terbarukan, dan infrastruktur gas dalam mendukung agenda transisi energi serta pembangunan rendah karbon di Indonesia.(Red.)*

Tulis Komentar

Komentar