Ketua Tim PkM FEB Universitas YARSI, Rini Hidayati, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan pola pikir kewirausahaan. Dalam sesi motivasi, Rini menekankan pentingnya berpikir kreatif dalam mengolah ide sederhana menjadi produk bernilai ekonomi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengarahkan waktunya luang ibu-ibu menjadi sebuah aktivitas yang bernilai ekonomi. Tidak hanya itu, Kami juga membekali mereka dengan wawasan kewirausahaan serta manajemen usaha sederhana agar berani memulai dan konsisten menjalankan usaha rumahan,” terang Rini.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif. Selain Rini Hidayati, tim pengabdian juga menghadirkan Ibu Nida dan Elmanizar sebagai tutor yang mendampingi peserta secara langsung dalam praktik pembuatan bunga. Keduanya membimbing peserta mulai dari pengenalan alat dan bahan, teknik merangkai bunga, hingga proses penyelesaian produk agar memiliki nilai estetika dan daya jual.
Sebelum pelatihan dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal terkait pembuatan kerajinan bunga serta potensi keterampilan tersebut sebagai peluang usaha. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi tentang motivasi kewirausahaan, pengenalan peluang usaha kerajinan bunga, serta dasar-dasar manajemen usaha, termasuk aspek produksi dan pemasaran.
Komentar