Seputarpublik.com, PAMULANG TANGSEL — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas YARSI menggelar kegiatan berupa Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), sebagai upaya nyata untuk mendorong pemberdayaan ekonomi warga, khususnya ibu rumah tangga yang ada dilingkungan Komplek Pamulang Indah, Kecamatan Pamulang Timur, Tangerang Selatan, pada Minggu (18/2/2024).
Kegiatan PkM ini, mengusung tema “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Pembinaan Jiwa Kewirausahaan Melalui Pembuatan Bunga dengan Menggunakan Kawat Bulu”. Program tersebut, dirancang guna meningkatkan keterampilan produktivitas sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan ibu rumah tangga, agar bisa mampu menciptakan peluang usaha rumahan yang berkelanjutan.

Pelatihan pembuatan bunga, dipilih karena dinilai mudah dipelajari, tidak membutuhkan modal besar, tetapi memiliki peluang pasar yang lumayan cukup luas.
Produk kerajinan bunga dari kawat bulu dan pita satin, dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari hadiah, dekorasi rumah, hingga perlengkapan acara.
Ketua Tim PkM FEB Universitas YARSI, Rini Hidayati, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan pola pikir kewirausahaan. Dalam sesi motivasi, Rini menekankan pentingnya berpikir kreatif dalam mengolah ide sederhana menjadi produk bernilai ekonomi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengarahkan waktunya luang ibu-ibu menjadi sebuah aktivitas yang bernilai ekonomi. Tidak hanya itu, Kami juga membekali mereka dengan wawasan kewirausahaan serta manajemen usaha sederhana agar berani memulai dan konsisten menjalankan usaha rumahan,” terang Rini.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif. Selain Rini Hidayati, tim pengabdian juga menghadirkan Ibu Nida dan Elmanizar sebagai tutor yang mendampingi peserta secara langsung dalam praktik pembuatan bunga. Keduanya membimbing peserta mulai dari pengenalan alat dan bahan, teknik merangkai bunga, hingga proses penyelesaian produk agar memiliki nilai estetika dan daya jual.
Sebelum pelatihan dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal terkait pembuatan kerajinan bunga serta potensi keterampilan tersebut sebagai peluang usaha. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi tentang motivasi kewirausahaan, pengenalan peluang usaha kerajinan bunga, serta dasar-dasar manajemen usaha, termasuk aspek produksi dan pemasaran.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi praktik berlangsung. Seluruh peserta mampu menghasilkan rangkaian bunga secara mandiri dengan berbagai variasi bentuk dan warna. Sebagai bentuk evaluasi, tim pengabdian juga melaksanakan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri peserta dalam membuat kerajinan bunga. Bahkan, beberapa peserta menyatakan minat untuk mengembangkan keterampilan tersebut menjadi usaha rumahan sebagai sumber tambahan penghasilan keluarga.
Perwakilan pengurus RT setempat menyambut baik kegiatan PkM FEB Universitas YARSI ini. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya ibu rumah tangga, dalam mengisi waktu luang secara produktif.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas YARSI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, terutama bagi perempuan di wilayah Pamulang Timur.(*/hel)