Seputarpublik.com, JAKARTA — Kendaraan niaga ringan DFSK Super Cab kini tidak hanya difungsikan sebagai armada komersial, tetapi juga berperan dalam misi kemanusiaan. Melalui kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, kendaraan ini dimodifikasi menjadi unit water treatment untuk mendukung distribusi air bersih di wilayah terdampak bencana.
Modifikasi dilakukan tanpa mengubah spesifikasi teknis utama kendaraan. Struktur sasis yang kokoh memungkinkan pemasangan perangkat pengolahan air secara aman, sementara kapasitas angkut hingga 1,2 ton serta ground clearance yang memadai memastikan mobilitas tetap optimal di medan berat pascabencana.
Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile, Doni Putra Okten, menyebut fleksibilitas platform menjadi salah satu keunggulan utama Super Cab.
> “DFSK Super Cab dirancang sebagai kendaraan multifungsi dengan konstruksi kuat dan adaptif. Selain mendukung distribusi logistik, kendaraan ini dapat dimodifikasi untuk kebutuhan khusus, termasuk unit water treatment bagi BNPB,” ujarnya.
Pihak BNPB menilai kehadiran kendaraan dengan spesifikasi tangguh sangat krusial dalam mempercepat respons darurat, terutama dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana.
Sebagai kendaraan niaga, DFSK Super Cab dibekali mesin bensin DK15 1.500 cc Dual VVT yang menghasilkan tenaga 102 PS dan torsi 140 Nm. Dimensi bak mencapai 2.470 mm x 1.670 mm x 240 mm dengan suspensi belakang enam per daun untuk mendukung daya angkut maksimal.
Untuk pasar Indonesia, DFSK Super Cab dipasarkan mulai Rp158,5 juta OTR Jakarta. Pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026), DFSK juga menghadirkan program penjualan seperti lucky dip dengan hadiah voucher belanja hingga emas.
Kolaborasi ini menegaskan peran kendaraan niaga sebagai bagian dari solusi logistik dan kemanusiaan, sekaligus memperluas fungsi Super Cab sebagai platform serbaguna untuk kebutuhan institusi maupun sektor bisnis. {Hel}*